04/08/18

Tampil Keren Dengan Jam Tangan Terbaru


Halo, Welcome back to my blog!
  
Sejak dulu, aku suka banget pake Jam Tangan. Meskipun fungsinya sebagai penunjuk waktu, bagiku fungsi utamanya adalah penunjang penampilan. Mungkin pendapat setiap orang berbeda, tapi bagiku memakai jam tangan dapat menambah kadar percaya diriku.

Aku gak bisa jelasin detailnya gimana, tapi yang pasti kalo pake jam tangan itu lebih keren daripada yang gak pake. Kecuali si mamas, mau pake jam tangan atau ngga tetep keren dah. 😂


Sering banget saat bepergian ngerasa ada yang kurang, ngerasa aneh dan ngerasa gak pd banget. Aku masih belum sadar apa yang bikin aku ga pd kaya gitu. Sempat bingung dan gemes sebentar, sampai akhirnya sadar kalo aku gak pake jam tangan. Huhu

Jam Mati Pun Tetap Dipakai

Saking tergantungnya sama jam tangan, sampai-sampai jam tangan matipun tetap dipakai. Ya, gimana ya. Namanya penunjang penampilan, pasti merasa kurang banget kalo ditinggal. Biarpun fungsinya berkurang, biarkan saja. Yang penting tetap oke.
Sumber : Instagram thewatch.co

Kejadian kaya gini sering banget aku alamin sih. Gak sekali dua kali. Apalagi dulu pas sering banget bokek dan jam mati. Gak kuat beli dan males ganti batre. Ya kali, jam murahan daripada ganti batre mendingan beli baru.

Tapi untungnya setiap kali ada momen kaya gitu aku selalu aman karena ga ada yang nanyain jam ke aku. Bisa dibayangin gimana malunya kalo ditanyain jam berapa, pas liat jamnya malah mati huhu.


Cari Jam Tangan Terbaru

Setelah beberapa kali dibikin gemes sama batre jam yang abis di waktu gak tepat. Akhirnya aku putusin buat ganti jam yang lebih oke. Yang pasti bisa mendongkrak rasa percaya diriku. Dan kebetulan aku nggak sendiri karena ada mas pacar yang juga pengen punya Jam Tangan baru.


Setelah mondar mandir sana sini di toko offline maupun online, akhirnya ketemu juga yang kita cari. Awalnya aku nemu di instagram sih, feednya bagus-bagus banget. Banyak spoiler Jam Tangan Terbaru yang bikin ngiler.

Sebelum aku benar-benar ngiler, akhirnya aku cek langsung ke websitenya; thewatch.co. Ternyata mereka juga menyediakan servis Gratis Biaya Pengiriman, Garansi Baterai Seumur Hidup serta Cicilan 0%. Waaa... siapa yang gak mupeng, hayooo?. Eh, gak cuma itu lho... ada juga Promo Ramadhan yang sudah disediakan. 

Udah keren, fashionable, gak ketinggalan zaman, banyak promo pula. Masih mau nolak?


Tak Hanya Jam Tangan

Di website ini, kita bisa nemuin Jam Tangan Pria Jam Tangan Wanita, Jam Tangan Unisex dengan kualitas yang tak diragukan lagi. Cocok sekali buat yang pengen punya Jam Tangan Terbaru dengan kualitas terbaik. Tapi tak hanya itu, thewatch.co juga menyediakan produk-produk aksesoris dan perhiasan untuk menunjang aktivitas harian kita.


Seru banget ya, belanja online di satu tempat tapi bisa sekaligus dapetin apa aja yang kita mau. So proud of this!, Sayangnya pacarku belum nemu yang cocok di hatinya, nih. Mau diajak kembaran ga mau, 'alay' katanya. Padahal kan asik tuh kalo kembaran. Alasannya sih mau yang keliatan lebih macho. Kalo maksain kembaran, masa iya aku pake jam tangan cowo yang segede gaban? :(


Yaudah deh, aku nyabar aja nungguin doi ketemu pilihannya sambil nabung dulu. Siapa tau bisa sekalian beli cincin yang aku incer tadi hehe.

Eh, kalo kamu punya cerita tentang jam tangan juga ngga? Kalo punya, cerita juga dong!.

Happy Blogging!

30/07/18

Sarapan Pagi Under 10k : Lontong Pecel & Susu Kedelai

Bagi sebagian orang, sarapan adalah hal yang wajib dilakukan. Sayangnya aku jarang sekali bisa merasakan sarapan pagi. Biasanya karena bangun kesiangan atau memang tidak ada selera makan. Padahal aku punya riwayat sakit maag dan pernah merasakan maag akut tapi kadang masih tak sadar juga. Maafkan aku, tubuhku.

Tapi, kadang aku jadi manusia yang sering lapar jug lho. Dikit-dikit laper, dikit-dikit pengen makan dan sulit sekali menghindari keinginan untuk tidak makan. Hasilnya, aku makan terus dan berat badanku bertambah. Yang paling penting, pipiku jadi tak tirus lagi dan leherku berundak.

Pilihan Menu Sarapan

Pola hidup yang selalu berubah membuatku moody, eh apa kebalik ya. Karena aku moody jadi pola hidupku selalu berubah?. Intinya keseharianku tidak pernah monoton, selaly berganti dan berubah setiap hari.

Mulai dari jam bangun tidur, kegiatan setelah bangun, jadwal bersih-bersih rumah, menu sarapan, waktu sarapan, jadwal mandi bahkan hingga jadwal tidur malam. Bagiku ini menyenangkan, tidak melakukan hal yang sama setiap hari.

Dan tentang menu sarapan, aku lebih suka menu sarapan simpel. Saking simpelnya, aku pernah sarapan hanya dengan nasi putih saja. Bukan tak ada lauk, tapi males masak. Mungkin yang melihat akan mengasihaniku, hehe, tapi aku gapapa kok. Tetep enak, tetep kenyang. Itu kan yang penting?

Makan nasi dan tempe sudah menjadi menu terbaik untuk sarapan. Ya, daripada sarapan sama mie instan, masih mending sama nasi. Makan apa saja asal halal dan tak perlu keluar rumah.

Saat tak malas keluar rumah, biasanya saat sedang manja dan rindu masakan warung, jadi makin bingung. Mau makan apa? Lontong Pecel, Lontong Gudeg, Bubur Ayam, semuanya ada. Hmm....


Kehabisan Bubur Ayam

Kejadiannya hari Jumat kemarin, lagi pengen banget makan bubur ayam. Berangkat jam 07.30, berharap jalan belum terlalu ramai dan masih kebagian bubur ayam. Ternyata aku salah, hari Jumat kan hari senam di kantor kecamatan yang memang dekat dengan tempat penjual bubur ayam. Pasti buburnya diserbu peserta senam deh tadi pagi.


It's ok lah, gak kebagian bubur ayam. Tapi selain bubur ayam, ada juga susu kedelai yang dijual di tempat tersebut. Ya udah deh, akhirnya aku beli susu kedelai panasnya aja. Lumayan buat asupan sehat pagi-pagi. Saat perjalanan pulang, aku seperti masih belum puas dan ingin sarapan dengan menu selain bubur. Tapi apa?

Setelah berpikir sambil mengendarai sepeda motor kesayangan, akhirnya teringat dengan angkringan yang buka sejak pagi. Aku sebut angkringan karena makanannya banyak yang sudah terbungkus lengkap dengan beragam gorengan. Ada pula nasi hangat dengan berbagai pilihan lauk yang bisa diambil sendiri sesuai selera atau 'pukwe' 

Sip. Oke. Akhirnya aku kesana. Agak muter tapi anggap saja jalan-jalan pagi. Dan, yeay... lontong pecelnya masih ada. Pesen, bayar, pulang. cuma 4ribuan untuk satu porsi. Lumayan lah, rasanya juga enak. Dan pastinya mengenyangkan. Apalagi ditambah dengan susu kedelai yang aku beli tadi. Makin mak nyus dan bikin mood jadi bagus seharian. Ini penampakan lontong pecelnya, lumayan lah buat porsi cewek.


Dan ini penampakan susu kedelainya, dituang di mug pun masih ada lebihnya.


Sarapan seru dan murah pagi ini cuma 7.500 Rupiah, lho. Ya kalo misal mau ngajakin pasangan tinggal dikalikan dua kali dan ditambah sedikit buat jajannya. Hehe


Susu Kedelai 3.500an
Lokasi : Bubur Ayam samping Kecamatan Tahunan, Buka sampai jam 9 pagi atau jika telah habis.

Lontong Pecel 4.000an
Lokasi : Warung Angkringan sebelah Utara SPBU Mojo Batealit (Kiri Jalan), Buka seharian. Lontong hanya ada pagi hari.


Nah itu tadi kisah hunting sarapanku Jumat kemarin. Seru, murah dan kenyang.



Happy Blogging!

25/07/18

Berburu Maskara Impian : Beauty Queen Pro Volume Mascara Waterproof



Halo, kali ini aku akan bercerita tentang transformasiku menjadi perempuan seutuhnya, emm.. perempuan apa wanita ya? Aku sih enaknya pake perempuan aja. Waduh, kok kaya aku baru aja jadi perempuan ya. Ups, jangan gitu dong!, jadi grogi nih.

Ehm..
jadi gini, selama ini kan aku udah berhijab layaknya perempuan muslim lainnya. Ya, meski hijab ini aku pake sejak lama tapi mohon maaf kalo ada yang nanya tentang yang lainnya nanti dulu yaa... huhu. Kaya ada yang mau nanya aja. Nah, meskipun berhijab aku gak langsung jadi keliatan kaya perempuan pada umumnya yang cantik setiap saat.

Aku termasuk tipe orang yang jarang dandan, jarang memperhatikan penampilan bahkan terkesan cuek dengan keadaan. Asal cocok dan nyaman aja aku udah seneng. Bayangin deh, gimana kalo liat cewek berhijab tanpa make up dan asal-asalan gitu? Aku yakin jawabannya bakalan bilang 'tetep cantik kok'. Hehe hehe hehe

Masa Lalu 

But, itu adalah masalalu. Sekarang, lebih tepatnya setahun yang lalu saat masih di kosan aku mulai belajar dandan. Sempat didandanin temenku juga yang aku tulis di blog ini. Dan beberapa kali mencoba dandan sendiri dengan bantuan tutorial makeup di internet.

Dan sejak beberapa bulan yang lalu aku memutuskan untuk belajar mengaplikasikan make up ke wajah mulusku. Ya, waktu itu wajahku masih aman terkendali, meski tanpa sapuan make up. Namun berangsur mengalami beberapa benjolan kecil akibat penggunaan produk-produk kecantikan. Yoweslah, gak popo. Aku tetap bahagia dan bersyukur masih diberi kesempatan untuk merasakan jerawatan di pipi.


Sejak saat itu, aku mulai sering menggunakan make up saat keluar rumah atau bahkan saat tak ada acara di luar dan hanya memiliki agenda belajar bersama anak-anak aku tetap merias diri. Maklumlah namanya juga pemula yang lagi seneng-senengnya.

Untuk masalah jerawat yang sering muncul seiring berjalannya waktu, aku akalin dengan merawat kulit wajah dengan masker alami untuk mempercantik dan merawat keremajaan kulit wajah. Diantaranya adalah masker bubuk kopi, minyak zaitun atau minyak goreng.

Melengkapi Koleksi Make Up

Sebagai pemula, wajar dong kalo aku pengen nyobain berbagai jenis make up. Apalagi saat melihat review setiap make up yang 'terlihat' bagus di internet. Hm... mupeng deh!. Ujung-ujungnya pasti beli, padahal belum tentu tjotjok di kulit wajahku. 

Dari pensil alis, lipstik, pelembab, foundation dan sebagainya sudah ada. Semuanya tidak selalu terpakai, ((ya kalik lipstik beda warna mau dipake barengan haha)), tapi selalu aku coba explore kegunaannya, cocok engganya di kulit aku. Alhasil, kulitku mulai jerawatan gak jelas dan mulai malu untuk menghadapi kenyataan.

Yaaa, namanya juga pemula yang masih perlu banyak belajar. Sampai akhirnya aku tersadar bahwa aku melupakan hal penting dalam riasan, yaitu mata. Aku memang bukan orang yang suka dengan riasan mata berlebih, paling mentok cuma eye shadow warna kalem, nggak lebih.


Eyeliner dan maskara adalah jenis make up yang paling tabu untukku. Untuk eyeliner, memang aku agak menghindari karena kelopak mataku tidak cocok untuk diaplikasikan eyeliner karena tidak simetris. Tapi untuk maskara sepertinya masih ada celah, mengingat bulu mataku yang meskipun tidak lentik tapi juga tidak panjang. Ya, sama aja lah ya hehe.

Baca juga : Detox Bawang Merah, Pilihan Sehat sebelum ke Dokter

Mencari Maskara

Akhirnya aku putuskan untuk mencari produk maskara yang bisa kupakai sehari-hari. Pengennya sih yang bisa kasih great look tanpa takut kena panas dan hujan. Gak luntur, gak menggumpal dan (yang terpenting) gak menguras kantong.

Ternyata gak gampang ya mencari yang dicari, yang gak dicari justru banyak yang muncul, hm... Tapi akhirnya aku menemukan apa yang aku cari selama ini. Maskara Waterproof dari Mustika Ratu ternyata menjadi pemenang di hatiku. Melihat kandungan Ekstrak Biji Kelor dan manfaatnya membuatku jatuh hati dan tak bisa lepas dari keinginan untuk membelinya. 


Dan aku baru tahu bahwa produk Beauty Queen Series dari Mustika Ratu ini ternyata punya banyak saudara. Ada bedak, foundie, pensil alis, lipstik dan lain sebagainya. Pokoknya lengkap. Karena masih satu rumpun dan seri yang sama, kandungan dari produk-produk ini juga memiliki banyak kesamaan. Diantaranya adalah kandungan Moringa Seed Extract yang sudah tidak diragukan lagi kegunaannya.


Seri Produk dari Mustika Ratu yang akhirnya masuk ke must have thing list-ku ini lengkap banget lho. Pokoknya bisa banget untuk melengkapi koleksi kosmetik kita. Harga yang dibanderol untuk beberapa produk memang agak kurang bersahabat, tapi untuk skin care benefit yang didapat sih cocok lah ya. Memang ada harga yang perlu dibayar untuk sebuah manfaat besar. Kalian bisa membelinya di counter Mustika Ratu terdekat atau di mustikaratushop.com. 

So, ini ceritaku tentang petualangan mencari Maskara untuk melengkapi koleksi make upku. Kamu???



22/07/18

Panggilan Mesra Dari Pulau Sumba

Aku suka pantai dan apapun yang berhubungan dengan pesisir. Anginnya, lengket keringatnya, ombaknya, ikannya bahkan orang-orangnya pun aku suka. Ya, aku punya beberapa teman yang tinggal di dekat pantai dan berprofesi sebagai nelayan. Tubuh mereka bagus, kekar dan eksotis. Aku suka.

Meskipun begitu, aku sendiri belum khatam mengitari seluruh pantai yang ada di kotaku, Jepara. Bahkan aku belum pernah ke Karimun Jawa. Maafkan aku yang sekarang  menjadi sok sibuk dan tak punya banyak di luar rumah. Hehe...

Bukannya menghindari dunia luar, tapi aktifitasku mengharuskanku ada di rumah selama seharian dan baru bisa keluar saat malam sudah larut atau pagi sekali. Harap maklum. Tapi jiwa jalan-jalanku masih tetap terjaga dan semakin bergejolak jika terangsang oleh gambar pemandangan memukau di luar sana. Huh, dasar kalian racuuun!. 😂


Pengen ke Sumba
https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRvzB8OgmwYusWtoKtF8UGWn_2Flcm7SY3LxkDECE5Gl6qjRoFv

Beberapa hari yang lalu saat sedang menunggu anak-anak belajar, aku tak sengaja menemukan gambar bagus di instagram. Aku terpana dan terpukau oleh indahnya, maklum aku sudah lama tak bersua dengan angin pantai. Tiba-tiba perasaanku tersambar dan semakin penasaran dimana letak pantai tersebut. 
Nah... setelah dicari ternyata ketemu juga, pantai tersebut ada di Pulau Sumba di Selatan Nusa Tenggara Timur. Sayangnya tak dijelaskan apa nama pantainya. ;(

"Lha kok jauh banget", pikirku. 
Sempat ragu dan menutup paksa aplikasinya yang aku kira akan menutup rasa penasaranku juga. Eh ternyata malah semakin kepo dan semakin mencari tahu tentang Sumba. Seperti ada banyak hal tesembunyi yang harus aku gali dan temukan informasinya dan segera Jalan-jalan ke Sumba.

Pulau Tercantik Di Dunia

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ8ZBnNnyQpSQ_rQ2PX5xRhQSCCGA7d2fah_liGxlWk4szDuAFUIQ

Setelah aku cari informasi tentang Sumba, ternyata aku memang tak salah pilih mencintai pada pandangan pertama. Nyatanya memang Sumba tercatat sebagai salah satu Pulau Tercantik di Dunia versi Majalah Focus, Jerman. Wow, seperti apa sih keindahannya? Jadi semakin kepo.

Kali ini kita membahas Pulau Sumba, termasuk pantai-pantai cantik dan ribuan kekayaan alam, flora dan fauna di dalamnya secara global. Dan memang layak untuk mendapatkan predikat Pulau Tercantik. Di Nusa Tenggara Timur, jumlah kunjungan turisnya memang belum sebanyak pulau Komodo yang menjadi ciri khas provinsi tersebut.


https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQvZFLxrZVXcuAAPN8d9bIAkGVvF4TkNBJYhHTbdCVJzH45BjY-

Namun dengan predikat baru yang dimilikinya, aku yakin kalo kesana nanti gak akan kesepian. Pasti banyak pengunjung yang sudah merencanakan datang kesana sejak sekarang, atau sedang mencari informasi tentang Pulau Sumba seperti aku.



Bertemu Pilihan Teman Berlibur

Setelah mencari banyak informasi tentang Sumba, akhirnya aku juga nemuin perusahaan travel terpercaya yang bisa aku jadikan pilihan saat berlibur ke Sumba nanti, Amabel Travel. Dengan berbagai pilihan paket wisata yang disediakan, rasanya akan banyak kisah indah yang kudapatkan saat berkunjung kesana. 

Aku juga sempat menghubungi admin dan bertanya-tanya tentang Trip ke Pulau Sumba. Dan ternyata pelayanannya sangat ramah serta tak mengajak kita untuk bosan bertanya. Dan harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau untuk kantong para muda mudi seperti kita. 



Sepertinya ini akan menjadi awal perjalanan panjangku berkeliling Indonesia. Meskipun agak jauh tapi lumayan lah buat pemanasan. Huhu.... Ayo keliling Indonesia!