Sore Itu - haiulya.com

21/05/16

Sore Itu



Maret 2014
Awan tebal berjajar di arah barat, namun sinar matahari sore tetap tak beranjak dari tempat singgahnya. Duduk di pinggir jalan sembari menunggu bus dengan diiringi joke-joke kecil membuat suasana mudah mencair.
Tidak seperti biasanya, hari ini, yang biasa mereka sebut dengan Hari kamis berhasil membuat saya lelah. Penyebabnya bukan masalah banyak kerjaan atau tugas kuliah, Tapi motivasi diri saya yang sedang down. Menjadi orang yang moody memang susah susah gampang. Apalagi sebagai mahasiswa yang kadang banyak tugas berhinggapan yang justru menjadikan malas untuk mengerjakan.
Meskipun begitu, banyak pelajaran yang saya dapatkan hari ini.
Berawal dari tulisan maaf, ruangan ini dipakai untuk bla bla bla..... di depan ruangan kelas yang biasa kami pakai untuk kuliah. Tulisan di atas kertas berukuran f4 itu bertutur yang intinya ruangan tersebut akan dipakai untuk acara BEM. Dalam hati, saya berbisik emang ga ada ruangan lain ya?, namun apalah hak saya untuk mempertahankan ruangan tersebut?. Toh yang penting bisa kuliah dengan lancar.
Akhirnya kuliah hari itu dilaksanakan di ruang kuliah lain yang tidak digunakan. Ketika perkuliahan dimulai dan Forum diskusi dihidupkan, suasana cukup mencekam (kayak di kuburan ajah...). selain dosen yang menurut saya cukup killer, pemakalah yang bertugas juga cukup serem. hehehe
Dilanjutkan dengan matakuliah berikutnya bersama dosen muda. Suasana menjadi cair begitu kuliah dimulai, si dosen muda yang notabene-nya humoris mampu memberi nilai lebih di setiap kuliah yang disampaikan. Kuliahpun berjalan cukup kondusif hingga jam berakhir.
Ketika hawa bersua
Matahari yang telah tinggi menjulang di atas kepala memberi isyarat untuk berhenti sejenak dari aktifitas yang melelahkan. Tak ayal lagi, ketika sekumpulan hawa bersua dalam suasana dan waktu yang pas membuat mereka tak bisa menahan diri untuk tak berbicara. Baik sekedar memberikan argumen tentang keadaan sekitar, atau lebih dari yang terpikirkan sebelumnya.
Seperti saat itu pula, banyak hal baru yang saya dapatkan dari teman-teman hawa yang lain. Bukan bermaksud untuk mengadu domba, tapi hanya sekedar sebagai informasi yang dapat diambil sisi positifnya.
Pengalaman baru
Sebagai orang baru di dunia mahasiswa, saya dan beberapa teman berinisiatif untuk mengikuti acara tutup buku sebuah badan penting di perguruan tinggi, yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tingkat fakultas. Tujuan saya tak lain dan tak bukan adalah untuk mengetahui apa saja yang terjadi disana. Dan betul, apa yang saya inginkan pun tercapai. Saya tidak mengikuti acara ini dan hanya mendapatkan gambaran tentang situasi disana. Thats all.
Sebagai anggota yang hanya nimbrung sungguh tidak patut jika meninggalkan forum sebelum selesai. Akhirnya saya dan seorang teman lainnya menunggu hingga waktu acara selesai, yaitu pada pukul 16:55 waktu itu, waktu yang menghawatirkan bagi peminat bus seperti saya.
Dan benar, sekian lama menunggu, tak ada satu bus pun yang lewat. Akhirnya ada satu bus yang lewat dan saya putuskan untuk menaikinya. Meskipun saya tahu bus itu tidak akan menghantarkan saya sampai tujuan, pertimbangan saya saat itu adalah untuk mengurangi jarak jemputan dari rumah sepupu saya.
Perjalanan yang setengah-setengah membuat saya harus bekerja ekstra. Berjalan menyusuri pinggiran kali yang telah surut sambil memutar otak mencari jalan keluar untuk dapat pulang. Daaaaan,,,untungnya saya teringat teman saya yang tinggal di dekat sana.
Tanpa basa-basi, akhirnya saya sms dan telfon dia. Meskipun harus menunggu agak lama sambil berjalan. Beberapa pohon dengan bunga-bunga berwarna merah menyala tumbuh di sepanjang jalan yang saya lewati. Warna merah yang indah membuat saya kagum dan memetik beberapa kuntum bunga untuk saya amati. Ya,, itung-itung buat hiburan di jalan, hehe.
Setelah berjalan beberapa meter sambil mengamati bunga indah yang saya petik tadi, langkah saya terhenti di taman kecil yang sengaja dibuat untuk melepas lelah. Suara adzan samar-samar terdeengar dari kejauhan. Tandanya saya harus segera pulang.
Setelah beberapa menit menunggu akhirnya teman saya datang dan saya bersiap untuk segera pulang. Batin saya, hari yang indah adalah hari ini. Banyak hal yang kecil yang tanpa sengaja justru memberi nilai yang sanagt besar dalam hidup.
Setiap hal memiliki nilainya masing-masing. Tinggal bagaimana kita peduli dan berupaya menjadikannya sebagai sesuatu yang lebih.