Semua Bisa Masak Meski Tak Enak

by - 25 April




Makan makan.... siapa yang ga mau sih? Apalagi kalo tinggal makan, gratis pula! hehe


Kalo urusan makanan memang jarang sekali yang mengelak, apalagi mengelak. Kecuali cuma basa-basi. Ujungnya juga pasti mau. 😂 Beda lagi dengan masak, gak semuanya mau meski semuanya bisa.

Tapi aku gak bisa masak ....
Sst, bilang saja belum bisa. Ini hanya soal waktu.

Ya, soal masak memang agak tak enak dibicarakan. Apalagi untuk yang masih amatir seperti saya. Punya keinginan untuk masak, tapi apa daya selalu gak enak. Bukannya gak bisa, aku bisa kok!. Aku tau resepnya, bumbunya, cara bikinnya. Toh semuanya gampang dicari dan dipelajari baik di buku resep maupun di media online. Tapi ..... lagi-lagi ini soal rasa, meski sudah sesuai anjuran yang ada di buku, hasilnya jauh dari yang diharapkan.

Keasinan
Kurang Sedap
Kepedesan
Kebanyakan micin
Dan masih banyak lagi


Rasanya sulit sekali memasak masakan yang enak, bagiku, kecuali telur dadar. Bahkan masak tumis tempe saja aku masih belum bisa. Mungkin lebih tepatnya aku tidak memiliki skill perkiraan bumbu yang mumpuni. Anggap saja masih amatir. Maklumlah, aku belum dituntut untuk memasak, hanya secukup memasak untuk diri sendiri, bukan untuk orang lain (yang aku sayangi, eh).

Sejak kecil aku memang tidak diajari masak secara spesifik, sebatas membantu masak tanpa ada ketertarikan berlebih. Bahkan aku baru bisa membedakan ketumbar dan merica baru setahunan ini, haha parah banget yak. Sampai akhirnya aku hidup di kosan yang menuntut untuk bisa masak. Ya, minimal aku bisa makan sendiri lah. 

Berkali-kali masak hasilnya tetap sama, jadi kok masakannya tapi gak enak. Seperti ada saja yang kurang. Ya, aku hanya kurang jam terbang. Tapi aku yakin aku tak sendiri, tentu banyak perempuan lain di luar sana yang senasib denganku. Mungkin juga lebih parah. 

Meskipun aku tak bisa masak enak, syukur alhamdulillah aku tak pernah kelaparan. Setidaknya aku bisa memasak masakan simpel yang tak perlu pertimbangan bumbu yang berlebihan. Cukup garam, lada dan penyedap saja sudah cukup. Apalagi kalau bukan telur dadar. 😋

Aku sempat meresah pada ibu tentang keadaanku ini, dan ternyata beliaupun dulu sama sepertiku. Dan solusinya adalah buku resep dan kebiasaan. Nyatanya sekarang, masakan ibuku enak, selalu enak. 

Percayalah, suatu saat aku akan bisa masak enak. Doakan ya...

Happy Blogging!

You May Also Like

0 komentar

Udah selesai bacanya?
Komentar yuk, siapa tau isi hati kita sama :)