Mengenali Tumbuh Kembang Bayi Umur 0-12 bulan

by - 09 November


    Memiliki bayi merupakan kebahagiaan luar biasa bagi banyak pasangan. Pertumbuhan dan perkembangan nya selalu menjadi acuan keberhasilan orang tua dalam menjaga si kecil. Untuk itu tidak heran jika orang tua selalu memantau tumbuh kembangnya dan seringkali dibuat khawatir jika tidak sesuai dengan tabel perkembangan anak pada umumnya. Padahal sebenarnya tumbuh kembang anak tidak selalu sama. karena nutrisi, lingkungan serta pemberian kasih sayang juga berbeda. Untuk itu jangan terlalu mengeluh, Anda hanya perlu memberikan yang terbaik bagi anak Anda dengan nutrisi seimbang, serta kasih sayang yang melimpah. Berikut ulasan tentang tumbuh kembang anak yang harus Anda ketahui.

    Pada bayi yang berumur 0-3 bulan, bayi sudah mulai belajar dengan aktif untuk menegakkan kepalanya. Otot-ototnya sudah berkembang kuat sehingga sudah bisa menopang kepala. Dia sudah belajar untuk  menopang tubuhnya dengan lengan serta sudah bisa tengkurap bahkan berguling. Saat ada benda-nemda di sekitarnya dia akan berusaha untuk meraihnya. Ini juga bisa menjadi stimulasi bagi si kecil untuk semakin menguatkan otot-ototnya dengan cara memberikan mainan agak jauh sedikit dari jangkaunnya kemudian goda dia agar mengambil mainan tersebut. Hal ini akan semakin meningkatkan otot punggung, tangan dan kakinya. Saat bayi sudah menginjak umur 3-6 bulan perkembangan motorik kasarnya semakin pesat ditandai dengan kemampuannya untuk menopang kepala dengan otot punggungnya agak lama, berguling dengan aktif serta mampu menahan baban tubuhnya dengan kedua lengannya. Hal ini akan berpengaruh terhadap kmampuan merangkaknya esok hari. Selain kemampuan motorik kasar, dia juga mengalami perkembangan pada motorik halusnya. Hal ini ditandai dengan kemampuannya untuk menggenggam tangan serta mainan ataupun makanan jika sudah diberikan MPASI, serta daya eksplorasinya dengan memasukkan benda-benda ke dalam mulutnya. Hal ini perlu adanya pengawasan agar tidak terjadi kejadian fatal yang tidak diinginkan.

    Saat bayi sudah berusia 6-9 bulan, dia sudah mulai bisa duduk sendiri tanpa bantuan, melakukan hal-hal yang dia sadari benar. Hal ini terlihat dari caranya berpindah. Dia akan melakukan berbagai cara seperti berguling dan mencoba untuk merangkak. Bahkan dia juga sudah mulai mau belajar untuk berjalan dan sangat antusias saat Anda menuntunnya. Tidak hanya keterampilan motorik kasarnya, buah hati Anda juga menagalmai perkembangan pada motorik halusnya. Hal ini terlihat dari kemampuannya untuk memegang benda-benda yang ada di sekitarnya, bahkan dia sudah mulai bisa menentukan mana barang favoritnya. Dia akan sering terlihat mengamati barang-barang disekitarnya dan mempelajari sifat-sifatnya seperti bantuk, ukuran bahkan warna. Karena memang pada umur ini bayi sudah mulai bisa melihat dan aktif belajar. Anda bisa menstimulasinya dengan memberikan warna yang sama pada bentuk yang berbeda atau sebaliknya kemudian mengelompokkannya sesuai dengan kreasi Anda. Jika bayi sudah berumur 9-12 bulan, maka ini adalah saat Anda harus menyiapkan energi ekstra untuk menemaninya mengeksplor sekitar. Dia akan lbih sering mengajak Anda untuk menuntunnya berjalan kesana kemari hingga akhirnya dia bisa melangkah tanpa bantuan siapapun dan Anda akan dibuat bangga olehnya. Kemampuan motorik halusnya juga akan berkembang pesat. Dia akan mulai sering memegang dan menjatuhkan benda. Jangan terburu marah karena ini juga bagian dari proses belajarnya. Kejadian ini akan melatih koordinasi mata dan tangan serta melatih penglihatannya untuk melihat dengan lebih tajam karena adanya kecepatan benda saat jatuh.

    Ulasan di atas semoga dapat membantu Anda untuk mendapatkan informasi serta stimulasi yang tepat untuk buah hati Anda. Agar pertumbuhan dan perkembangannya di masa depan dapat berjalan dengan normal.

You May Also Like

1 komentar

  1. Tiap bayi memiliki perkembangannya sendiri-sendiri dan berbeda tahapannya ya. Memasuki usia 1 tahun mereka semakin aktif untuk bergerak bahkan berjalan. Dan memang memiliki bayi adalah idaman bagi setiap pasangan. Semoga kami disegerakan untuk memiliki anak. Mohon doanya juga ya, Mbak, biar saya segera hamil. :)

    BalasHapus

Udah selesai bacanya?
Komentar yuk, siapa tau isi hati kita sama :)