Jangan Menganggur, Kerja Aja Yuk!!!

by - 05 Agustus



Apa yang kalian pikirkan saat telah lulus dari dunia pendidikan?. Sebut saja s1, s2 atau SMA.

Mungkin bagi lulusan S2 akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan melihat jenjang pendidikan yang ditempuh sudah oke dan banyak sekali lowongan yang bisa menampung mereka. Bagi lulusan S2 mungkin lebih sedikit sulit, jika tidak dibarengi dengan ikhtiar kuat dan kualifikasi yang mumpuni tentu akan terasa berat dalam menjalani kehidupan di dunia kerja.

Nah, untuk yang lulusan SMA atau sederajat nih. Kalo menurutku sih lebih mending dibanding yang lulusan SMP. Meskipun banyak penyedia lowongan kerja yang masih menyamakan kedudukan keduanya. Tapi yang namanya rejeki pasti tak akan kemana.

Jadi pekerja adalah pilihan. Menurutku, setiap hal yang dilakukan dan bisa menghasilkan uang adalah sebuah bentuk nyata dari kata 'BEKERJA'. Tentu saja hal ini akan berbeda dengan pendapat orang lain, termasuk kamu yang sedang membaca tulisan ini.

Beberapa orang telah memiliki pekerjaan impian sejak masuk ke perguruan tinggi, atau sekolah menengah atas atau bahkan di tingkat pendidikan yang lebih rendah. Semuanya tergantung pada pola pikir dan ajaran keluarga yang didapatkannya sejak kecil. Tak jarang diantara mereka yang memperjuangkan impiannya mati-matian demi sebuah harapan besar.

Beberapa orang lain justru lebih acuh pada pekerjaan impian. Lebih suka menjalani hidup dengan santai dan mengikuti arus. Kemana takdir memanggil, ia akan datang. Kurang lebih begitu. Termasuk jika ia pernah memiliki pekerjaan impian lalu memilih berjalan mengikuti kemana arah angin membimbingnya.

Mengangur? BIG NO!!!

Sebesar apapun keinginanmu untuk bekerja, bersyukurlah jika bisa mewujudkannya dengan jalan yang biasa, maksudku tanpa hambatan dan perjuangan yang berlebihan. KARENA, di luar sana banyak yang masih kebingungan melabuhkan dirinya pada satu pekerjaan impian. Ya, lagi-lagi ini tentang takdir.

Apalagi jika dibarengi gengsi yang sebesar gunung, wah... bisa nganggur kamu. Hm.. maaf jika ini terkesan berlebihan, tapi begitulah kenyaataan yang ada. Banyak tawaran pekerjaan tapi tak semuanya membutuhkan skill dan title yang kamu miliki. Kalaupun ada, biasanya sudah disusupi orang dalam. Dan kamu hanya bisa memilih untuk pulang untuk membuat surat lamaran baru esok hari.

Jika memang niat bekerja, jalani saja apa yang ada di depan mata. Bukan soal berapa rupiah atau berapa lama kamu bisa bertahan, tapi ini tentang pengalaman. You need it, Trust Me!

Atau
Jika memang tidak punya niat bekerja sama sekali artinya ini tipe yang lebih suka membuka lapangan kerja. Setidaknya untuk dirinya sendiri. "Lha, emang bisa bikin lapangan kerja?, so so an banget lah baru lulus udah mau jadi bos."

Please abaikan kalimat julit kaya gitu. Banyak kok yang baru lulus dan sudah punya usaha, bahkan yang belum luluspun banyak. Dan kebanyakan jenis usahanya ngga nyambung dengan jurusan yang diambil saat kuliah. Dan satu hal lagi yang cukup penting diketahui adalah bahwa memulai usaha itu gak harus langsung besar, bisa kok dimulai dari yang kecil-kecilan. Apa aja? Ini aku beri beberapa contohnya:

1. Jual Gorengan
Sebenernya ini bukan duniaku, hehe. Aku ga bisa masak dan bikin cemilan enak. Jadi maaf kalo saran ini ga berdasarkan pengalamanku. Tapi siapa sih yang ga suka gorengan? Biarpun lagi batuk atau kena penyakit lain yang dilarang makan gorengan pasti tetep dimakan. Hehe

Menurutku, jualan gorengan tuh ga ada matinya. Bahkan peluang berkembangnya sangat besar. Bisa merambah ke jualan nasi bungkus semacam 'angkringan' yang berjualan semalaman. Bisa juga membuka banyak cabang di berbagai tempat. Wah, kalo gini sih bisa kasih kerjaan ke orang lain juga.

Modalnya juga lumayan gampang, yang penting tau resepnya dan telaten menjalani usahanya insya Allah akan menuai hasil baiknya.

Eits, meskipun disini aku tulis jualan gorengan aja kalian juga bisa kok buka usaha dengan berjualan barang lainnya. Ya kan ini berdasarkan apa yang aku lihat aja. Banyak anak muda dan masih aku kenal yang memilih berjualan gorengan, nasi bungkus, roti bakar dan lain sebagainya.

2. Membuka Jasa Les
Jasa di bidang pendidikan adalah salah satu hal yang akan terus dicari. Nah, peluang ini bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha. Modalnya yang cukup ringan dan mudah tentu menjadi kelebihan tersendiri bagi siapapun yang ingin bergelut di bidang pendidikan.

Hanya dengan modal ilmu yang dimiliki dan ruang tamu di rumah saja sudah cukup untuk membuka jasa les. Ditambah dengan promosi melalui media sosial serta brosur sederhana untuk media informasi sepertinya sudah cukup. Setelah ada beberapa murid tentu akan semakin berkembang informasi dari mulut ke mulut yang justru semakin membantu tersebar luasnya usaha les yang kamu punya.

Hanya sekedar info tambahan bahwa beberapa orang tua ada yang sangat selektif memilih tempat belajar tambahan untuk anaknya. Bahkan tak jarang dari mereka mengharuskan anaknya diajar oleh lulusan S1 Pendidikan. Wow, amazing!. It's okelah kalo memang kamu memiliki kualifikasi yang mumpuni. Kalo ngga????

Em, jangan khawatir deh.. kamu yang lulusan non pendidikan atau bahkan hanya lulusan SMA bisa kok membuka jasa les untuk anak. Ya memang bukan les privat atau les pelajaran sekolah, tapi Les Baca Anak Hebat atau biasa disingkat AHE.

Syarat yang diperlukan cukup mudah dan simpel. Cukup mendaftar di website anakhebat.com atau kepada konsultan terdekat lalu mengikuti pelatihan mengajar dan sudah bisa membuka unit resmi di rumah. Siapapun bisa mendaftar dan membuka les baca di rumah baik ibu rumah tangga adik-adik yang baru lulus SMA atau para calon ibu muda sepertiku hehe. Yang penting di area yang akan didaftarkan belum terdapat unit resminya. Nah, kamu bisa cek area kamu di webnya langsung tuh. Atau kamu bisa cek di media sosialnya di sini.

3. Jadi Freelancer
Sebenarnya aku juga belum tau definisi freelancer yang sebenarnya. Yang pasti kerja jadi freelancer itu lumayan enak dibanding yang lainnya. Gak ada jam kerja khusus dan gak ada kerjaan khusus. Semuanya seperti berjalan apa adanya. Yaa... namanya juga pekerja lepas, bebas.

Wah, freelancer gak bisa jadi kerjaan utama dong? Paling honornya kecil!

Eh, jangan salah, coba aja deh baca cerita teman-teman yang memilih menjadi freelancer pasti bikin kamu kepincut pengen seperti mereka. Apalagi kalau kamu tipe yang gak suka kerja rutin setiap hari. Kalo masih kepo dengan jenis kerjaan ini kamu bisa dapat info lainnya disini atau disini.


Nah, itu tadi beberapa pilihan Pekerjaan untuk kamu yang belum diterima bekerja setelah lulus. Jangan putus asa, kamu bisa kok buat pekerjaanmu sendiri. Dari ketiga jenis kerjaan itu, sebenarnya banyak aku ambil dari pengalamanku sebagai penjual kain tenun, pengajar les, blogger dan vlogger yang masih terus belajar sampai sekarang.

So, jangan pernah memilih untuk menganggur. Bekerjalah, berusahalah semampumu. Mungkin tak ada yang tau hasilnya, tapi kamu yang merasakannya.

Sekian, selamat membaca dan happy blogging!

You May Also Like

0 komentar

Udah selesai bacanya?
Komentar yuk, siapa tau isi hati kita sama :)